05/03/2026

Majesty.co.id

News and Value

Penjelasan WALHI Mengapa Proyek Geothermal Terkoneksi Israel di Luwu Utara Harus Ditolak

3 min read
Penolakan WALHI didasarkan oleh ancaman serius proyek geothermal terhadap ruang hidup warga serta pertimbangan aspek ekologis, sosial, hingga dimensi geopolitik global.
Ilustrasi. Pembangkit listrik tenaga panas bumi Sarulla di Sumatera Utara yang dibangun PT Ormat Geothermal Indonesia. (Foto: Istimewa/Sarullaoperations)

Majesty.co.id, Makassar – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan sikap menolak rencana eksplorasi panas bumi oleh PT Ormat Geothermal Indonesia di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara. Perusahaan ini terafiliasi Israel.

Penolakan WALHI bukan tanpa alasan. Mereka mengendus ancaman serius proyek geothermal terhadap ruang hidup warga serta pertimbangan aspek ekologis, sosial, hingga dimensi geopolitik global.

Penolakan tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Transisi Energi WALHI Sulsel, Nurul Fadli Gaffar. Ia menyebut ahwa kehadiran perusahaan itu hanya merampas ruang hidup dan menciptakan konflik sosial.

Selian itu, perimbangan rekam jejak dari perusahaan tersebut terafiliasi dengan negara Israel menambah alasan.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Kami memandang bahwa rencana eksplorasi panas bumi oleh PT Ormat Geothermal Indonesia di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, harus ditolak berdasarkan pertimbangan ekologis, sosial, serta geopolitik yang serius,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Majetsy, Rabu (4/3/2026).

Ia menekankan bahwa proyek ini berisiko merusak tatanan hidup masyarakat adat dan kelestarian lingkungan di wilayah penyangga ekosistem, Luwu Utara.

Lebih lanjut, kata Fadli, rekam jejak perusahaan yang terafiliasi dengan Ormat Technologies menunjukkan persoalan serius di berbagai wilayah.

Seperti di Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen, aktivitas panas bumi diduga memicu pencemaran sumber air hingga warga terpaksa membeli air galon untuk konsumsi.

Sementara itu, proyek serupa di wilayah Titar Pito, Pulau Buru, telah memicu tekanan terhadap masyarakat adat serta konflik ruang hidup.

“Kami memandang bahwa rencana eksplorasi panas bumi oleh PT Ormat Geothermal Indonesia di Kecamatan Rongkong harus ditolak,” tegasnya.

Kekhawatiran WALHI Sulsel juga berkaca pada penolakan warga terhadap proyek geothermal di Telaga Ranu yang mencakup konsesi seluas 16.000 hektare.

Masyarakat setempat menganggap proyek tersebut sebagai bentuk penyerobotan sewenang-wenang terhadap tanah adat milik masyarakat Sahu.

Selain ancaman kehilangan tanah leluhur, warga juga menghadapi risiko kerusakan lingkungan yang dapat memicu pemiskinan struktural.

Secara geografis, wilayah Rongkong merupakan bentang alam penting yang berfungsi sebagai penyangga ekosistem dan sumber air utama bagi Luwu Utara.

Tahapan eksplorasi seperti pengeboran sumur dinilai memiliki risiko tinggi terhadap stabilitas tanah serta sistem hidrologi di kawasan hutan hujan. Walhi menegaskan bahwa transisi energi tidak boleh dibangun dengan mengorbankan sisa hutan dan keselamatan warga lokal.

Soroti Perusahaan yang Berafiliasi negara Zionis, Israel


Selain dampak lingkungan, WALHI Sulsel menyoroti dimensi kemanusiaan terkait asal-usul perusahaan yang berbasis di Israel tersebut. Fasilitas produksi utama perusahaan ini berlokasi di Yavne, Israel.

Di tengah situasi dunia yang menyaksikan genosida terhadap rakyat Palestina dan serangan kepada Iran, kerja sama ekonomi dengan entitas terafiliasi negara tersebut dianggap mencederai moral kemanusiaan.

“Transisi energi tidak boleh menjadi pintu normalisasi keuntungan ekonomi bagi pihak-pihak yang terhubung dengan kejahatan kemanusiaan,” bebernya.

WALHI Sulsel mendesak pemerintah untuk segera menghentikan seluruh rencana eksplorasi panas bumi di wilayah Rongkong.

“Karena itu, kami mendesak pemerintah untuk menghentikan rencana eksplorasi di Rongkong serta membuka ruang partisipasi bermakna bagi masyarakat,” pungkasnya.


Penulis: Suedi

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.