04/02/2026

Majesty.co.id

News and Value

Wali Kota Makassar kembali ke JIS untuk Referensi Stadion Untia

2 min read
Munafri mempelajari sistem pengelolaan berkelanjutan agar Stadion Untia nantinya tetap produktif dan tidak membebani APBD di masa depan.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Jakarta International Stadium atau JIS di Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Foto: Humas Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Jakarta — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan Stadion Untia. Proyek ini resmi memasuki tahapan lelang Manajemen Konstruksi (MK) melalui sistem LPSE.

Bersamaan dengan itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan studi lapangan ke Jakarta International Stadium (JIS), Rabu (4/2/2026). Ini kunjungan kedua Munafri.

Munafri bertandang untuk menggali referensi teknis dan tata kelola stadion modern berskala internasional langsung dari pengelola JIS, PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa kunjungan ke JIS bukan lagi sekadar melihat bentuk fisik bangunan, melainkan mempelajari sistem pengelolaan berkelanjutan agar stadion tetap produktif dan tidak membebani APBD di masa depan.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Pagi ini kunjungan ke JIS untuk pembangunan stadion baru di Kota Makassar tidak hanya difokuskan pada aspek fisik dan konstruksi semata, tetapi juga pada tata kelola pengelolaan stadion secara berkelanjutan,” jelas Appi.

Appi menaruh perhatian khusus pada sistem perawatan rumput dan fungsi multipurpose stadion.

“Kita sudah tidak lagi datang untuk berbicara soal konstruksi, tetapi ingin melihat dan mempelajari bagaimana tata kelola pengelolaannya, bagaimana sistem maintenance, serta apa saja yang bisa dilakukan selain fungsi utama sebagai stadion sepak bola,” tambahnya.

Sejalan dengan proses lelang konstruksi, Pemerintah Kota Makassar memastikan aspek legalitas lahan sudah klir.

Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Sri Sulsilawati, menyatakan bahwa lahan seluas kurang lebih 23 hektare untuk Stadion Untia telah bersertifikat.

“Alhamdulillah, saat ini lahan yang siap untuk pembangunan Stadion Untia kurang lebih seluas 23 hektare dan telah tersertifikasi. Ini dilakukan agar ke depan tidak terjadi permasalahan hukum terkait status lahan,” ujar Sri Sulsilawati.

Sri menjelaskan, proses sertifikasi saat ini jauh lebih ketat karena wajib menyertakan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR).

Hal ini menuntut kolaborasi intensif dengan Dinas Tata Ruang guna memastikan rencana pemanfaatan ruang sesuai regulasi terbaru.

Dengan tuntasnya sertifikasi lahan dan dimulainya proses lelang, Stadion Untia diharapkan segera menjadi ikon baru olahraga dan pusat aktivitas publik yang multifungsi di Makassar, menyerupai konsep pengelolaan JIS yang mampu mengakomodasi konser musik hingga event berskala besar lainnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.