Ibas minta Kepala Desa Luwu Timur Susun RPJMDes yang Terarah dan Bermanfaat
2 min read
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (Ibas) membuka Bimtek kepala desa yang digelar di Kota Makassar. (Foto: Warta Lutim)
Majesty.co.id, Makassar – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (Ibas) membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Sinkronisasi RPJMDes dengan RPJMD Kabupaten Luwu Timur yang digelar di Hotel Remcy, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (3/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (5/12/2025) ini diikuti seluruh kepala desa se-Kabupaten Luwu Timur.
Bimtek bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan yang berkualitas, terarah, serta selaras dengan kebijakan daerah.
Di hadapan para kepala desa, Bupati Ibas menekankan pentingnya menyusun perencanaan pembangunan yang relevan dan memberikan manfaat nyata.
“Buat perencanaan yang betul-betul perencanaan itu bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat atau pemakainya,” tegas Bupati Ibas.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Luwu Timur, Rapiuddin Tahir, menjelaskan bahwa bimtek ini diharapkan mampu menciptakan pola perencanaan yang lebih terstruktur.
“Perlu perencanaan yang matang, pelaksanaan yang mantap, dan pengawasan yang ketat supaya dari hulu ke hilir sama nantinya,” ujarnya.
Ketua APDESI Luwu Timur, Suharman, menilai bimtek sangat diperlukan karena desa membutuhkan informasi terkini terkait pelayanan publik serta sinkronisasi dokumen perencanaan dengan kebijakan daerah.
“Jika melihat prioritas anggaran dana desa ke depan, jika saya hitung-hitung tersisa lebih 10 persen kewenangan kita, maka itu perlu dilakukan sinkronisasi karena jangan sampai kita logikakan secara sederhana kabupaten lari cepat, kita di desa jalan di tempat,” tutur Suharman.
Direktur PT Mediaverse Inovasi Nusantara, Firmansyah, menambahkan bahwa sinergi perencanaan dari tingkat desa dengan pemerintah daerah sangat penting demi tercapainya pelayanan publik yang optimal.
“Di tingkat desa ada pemerintahan di atasnya, yakni pemerintahan daerah, maka perlu adanya sinergi sinkronisasi kerja bersama yang tentunya tujuan akhirnya adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya. (Ril/Adv)
