Berani Bersikap, PKB Kutuk Pembunuhan Pemimpin Iran Ali Khamenei
2 min read
Ilustrasi Partai Kebangkitan Bangsa. (Foto: Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Jakarta — DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengambil sikap tegas terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan militer Israel dan Amerika Serikat di Teheran.
PKB menilai peristiwa pembunuhan Khamenei sebagai pukulan serius bagi hukum internasional dan tatanan global.
Ketua Deplu dan Kerja Sama Internasional DPP PKB, Luluk Nur Hamidah, menegaskan bahwa serangan Israel dengan dukungan Amerika Serikat tersebut merupakan tindakan pembunuhan politik yang tidak dapat dibenarkan dalam norma kemanusiaan.
“DPP PKB mengutuk keras tindakan pembunuhan politik melalui operasi militer terhadap pemimpin negara berdaulat,” ujar Luluk Nur Hamidah dalam keterangan resminya, Minggu (1/3/2026).
“Serangan yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat ini tidak dapat dibenarkan dalam hukum internasional, tidak dapat diterima dalam norma kemanusiaan, dan berpotensi menciptakan preseden berbahaya bagi stabilitas dunia,” katanya.
Luluk memperingatkan bahwa pembiaran terhadap praktik semacam ini akan membawa dunia menuju sistem yang diatur oleh kekuatan militer, bukan hukum.
Ia menekankan bahwa jika pembunuhan terhadap pemimpin negara dianggap sah, maka tidak ada lagi jaminan keamanan bagi bangsa mana pun di masa depan.
Menurut PKB, eskalasi kekerasan ini terjadi karena ketiadaan sanksi tegas terhadap pelanggaran kemanusiaan sebelumnya, terutama yang dilakukan Israel di Palestina.
Standar ganda yang dipelihara komunitas internasional dinilai menjadi pemicu agresi yang terus berulang.
“DPP PKB menegaskan bahwa kemanusiaan tidak boleh kalah oleh kepentingan geopolitik, tidak boleh tunduk pada dominasi kekuatan militer, dan tidak boleh dikorbankan demi agenda kekuasaan global. Dunia membutuhkan keadilan yang universal, bukan hukum yang hanya berlaku bagi yang lemah,” tegas Luluk.
Menyikapi situasi tersebut, DPP PKB mengeluarkan empat seruan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional:
1. Melakukan penyelidikan independen dan transparan atas serangan ini.
2. Menjatuhkan sanksi tegas terhadap setiap pelanggaran hukum internasional tanpa standar ganda, termasuk kepada Israel dan pihak yang mendukungnya.
3. Mendorong de-eskalasi konflik dan membuka jalur diplomasi.
4. Melindungi rakyat sipil dari dampak konflik yang semakin luas di kawasan Timur Tengah.
Luluk menutup pernyataan tersebut dengan menyatakan solidaritas bagi rakyat Iran. Ia berharap dunia internasional memiliki keberanian moral untuk menegakkan keadilan agar spiral konflik tanpa akhir dapat dihentikan demi perdamaian sejati.
