Nyaris Meledak! Granat Aktif di Tempat Sampah BPN Makassar Dimusnahkan Brimob
2 min read
Kolase. Tim penjinak bom Brimob Polda Sulsel saat mengevakuasi dan menjinakkan granat di Tanjung Bunga, Kota Makassar, Rabu (1/4/2026). (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Makassar – Warga di sekitar Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar sempat dihebohkan dengan penemuan sebuah granat aktif di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, Rabu (1/4/2026).
Granat tersebut ditemukan di dalam tempat sampah Kantor BPN Makassar oleh petugas keamanan perumahan setempat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Penjinak Bom (Jibom) dari Satbrimob Polda Sulawesi Selatan bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan khusus.
Danden Gegana Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Mansur, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menurunkan personel setelah menerima informasi temuan tersebut.
“Setelah ada temuan itu, ada informasi ke kita, kami menyiapkan personel Jibom untuk melaksanakan giat evakuasi,” ujar Mansur dalam keterangan tertulis.
Setelah diidentifikasi, granat jenis pabrikan tersebut dinyatakan masih dalam kondisi aktif.
Demi keamanan, tim memutuskan untuk langsung melakukan pemusnahan atau disposal di daerah Tanjung, Makassar.
“Nah, evakuasi sekaligus kita disposal, karena sesuai dengan petunjuk dari Korbrimob apabila ada temuan granat yang aktif, harus langsung didisposal. Makanya kami tadi langsung disposal di daerah Tanjung,” jelasnya.
Dalam proses pemusnahan, tim memastikan lokasi benar-benar steril dan jauh dari jangkauan pemukiman guna menghindari risiko ledakan.
Mansur menambahkan, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada warga sekitar lokasi disposal sebelum tindakan dilakukan.
“Ya, harus steril dari masyarakat sekitar. Makanya sebelum diadakan disposal itu kita harus meninjau lokasi apakah tempat itu aman jauh dari masyarakat. Namun, setelah kita sterilkan tempatnya, kita harus sampaikan kepada masyarakat,” lanjut Mansur.
Berdasarkan ciri-cirinya, granat tunggal tersebut dinilai sangat mengancam keselamatan jika tidak segera ditangani oleh tenaga ahli.
“Sangat membahayakan karena itu granat itu masih aktif. Kalau kita lihat ciri-cirinya, masih aktif dan bisa berbahaya, sangat berbahaya bagi masyarakat apabila kita tidak melakukan pengamanan dan disposal langsung,” tuturnya.
Saat ini, situasi di sekitar lokasi penemuan maupun lokasi pemusnahan dilaporkan telah aman dan terkendali.
Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan benda mencurigakan serupa di lingkungan masing-masing.
Penulis: Suedi
