138 Penyuluh Pertanian di Luwu Timur Jadi Pegawai Kementan
3 min read
Para penyuluh pertanian di Luwu Timur berfoto bersama pada acara peralihan status menjadi pegawai Kementan di Pantai Ujung Suso, Burau. (Foto: Warta Lutim)
Majesty.co.id, Luwu Timur — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam alias Ibas menghadiri acara silaturahmi sekaligus pelepasan 138 Penyuluh Pertanian Kabupaten Luwu Timur yang resmi beralih menjadi pegawai Kementerian Pertanian (Kementan).
Kegiatan yang digelar di Pantai Ujung Suso, Kecamatan Burau, Sabtu (31/1/2026) tersebut mengusung tema “Terwujudnya Swasembada Pangan, Industri Unggul Berkelanjutan Berbasis Sumber Daya Lokal.”
Bupati Ibas menyampaikan bahwa secara administrasi para penyuluh kini berada di bawah naungan Kementan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa tugas dan fungsi penyuluh di wilayah Luwu Timur tetap berjalan sebagaimana sebelumnya.
“Kepada teman-teman penyuluh, secara administrasi kita dipisahkan, akan tetapi tupoksi kita di wilayah Luwu Timur tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Kolaborasi kita harus tetap terjaga,” ujar Ibas.
Ia menambahkan bahwa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memiliki komitmen besar dalam memajukan sektor pertanian nasional, sehingga sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi hal yang sangat penting.
“Tujuannya adalah kita akan swasembada pangan menuju kesejahteraan masyarakat yang maju dan mandiri, salah satunya dengan membuat industri-industri pertanian di Kabupaten Luwu Timur,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ibas mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam waktu dekat akan mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian.
“Insyaallah dalam waktu dekat kita akan kumpulkan para petani, para penyuluh, termasuk juga pendukung fasilitas pertanian, kaitannya dengan program pemerintah daerah yakni Baruga Tani,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Burau, Darmawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 tentang pendayagunaan penyuluh pertanian dalam rangka percepatan swasembada pangan, sejak 1 Januari 2026 penyuluh pertanian resmi berstatus sebagai pegawai Kementerian Pertanian.
“Jadi kami sampaikan bahwa sebanyak 138 penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Luwu Timur terdiri dari 120 PNS, 14 PPPK, dan 4 CPNS yang akan beralih ke Kementerian Pertanian,” ujar Darmawan.
Ia menambahkan, meskipun secara administrasi telah menjadi pegawai Kementerian Pertanian, para penyuluh tetap memiliki tugas untuk mengawal dan mendampingi kebijakan serta program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
“Tugas dan fungsi penyuluh tetap mendukung kebijakan daerah demi terwujudnya visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, yakni Luwu Timur Maju dan Sejahtera,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ibas juga menyerahkan secara resmi Surat Keputusan Pengalihan Penyuluh Pertanian serta melakukan pemasangan rompi penyuluh kepada perwakilan yang diterima oleh Penjabat Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Batang Kaluku Luwu Timur, Djamaluddin Algani.
Acara ini turut dihadiri anggota DPRD Daerah Pemilihan Wotu–Burau, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para kepala OPD, Camat Burau, kepala desa, para penyuluh pertanian, serta undangan lainnya. (*)
